welcome


web stats

Popular Posts

Sejarah Hijrahnya Nabi Muhammad Saw ke Madinah

Hijrah yang berarti perpindahan dianggap sebagai salah satu ibadah dengan nilai pahala yang tinggi. Dalam banyak ayat al-Quran Allah Swt menjelaskan kemuliaan ibadah ini dan menjanjikan ganjaran yang berlipat ganda kepada mereka yang berhijrah. Sebab, selain kesulitan yang dihadapi seorang muhajir baik kesulitan karena meninggalkan negeri asal, kesulitan di negara baru dan banyak hal lain, hijrah juga dimaksudkan untuk menjaga dan memelihara agama dan risalah ilahi yang terakhir ini.
Hijrah Nabi ke Madinah
ALI MENGGANTIKAN TIDUR RASULULLAH SAW

Quraisy berencana membunuh Muhammad, karena dikuatirkan ia akan hijrah ke Madinah. Ketika itu kaum Muslimin sudah tak ada lagi yang tinggal kecuali sebagian kecil. Ketika perintah dari Alloh SWT datang supaya beliau hijrah, beliau meminta Abu Bakar supaya menemaninya dalam hijrahnya itu. Sebelum itu Abu Bakar memang sudah menyiapkan dua ekor untanya yang diserahkan pemeliharaannya kepada Abdullah bin Uraiqiz sampai nanti tiba waktunya diperlukan.

Pada malam akan hijrah itu pula Muhammad membisikkan kepada Ali bin Abi Talib supaya memakai mantelnya yang hijau dari Hadzramaut dan supaya berbaring di tempat tidurnya. Dimintanya supaya sepeninggalnya nanti ia tinggal dulu di Mekah menyelesaikan barang-barang amanat orang yang dititipkan kepadanya. Demikianlah, ketika pemuda-pemuda Quraisy mengintip ke tempat tidur Nabi Muhammad Saw, mereka melihat sesosok tubuh di tempat tidur itu dan mengira bahwa Nabi Saw masih tidur.

DI DALAM GUA TSUR

Rasullah (SAW) dan Abu Bakar (RA) tinggal di dalam goa Tsur pada hari Jum’at, Sabtu, dan Ahad. Selama itu, berlangsung pertolongan bagi mereka berdua.

1. Abdullah bin Abu Bakar (RA) mendatangi goa pada malam hari dan menyampaikan berita perihal berbagai rencana dan kegiatan orang-orang kafir kepada mereka berdua. Sebelum fajar ia sudah kembali ke Makkah sehingga seolah-olah ia selalu berada di Makkah.

2. Amar bin Fuhairah menggiring domba-domba gembalaannya ke dalam goa pada malam hari sehingga Rasulullah (SAW) dan Abu Bakar (RA) bisa minum susu domba hingga cukup kenyang. Amar menggiring kembali domba-dombanya ke Makkah sebelum fajar selang beberapa waktu setelah Abdullah bin Abu Bakar kembali ke Makkah, dengan demikian jejak kaki Abdullah terhapus oleh jejak domba-domba itu.

3. Abdullah bin Ariqat Laitsi, seorang kafir yang dapat dipercaya dan bekerja sebagai pemandu yang diupah oleh Abu Bakar (RA) datang ke goa ini, setelah hari ke-tiga, membawa dua ekor onta.

4. Pada waktu itu Abu Bakar (RA) menawarkan satu dari onta itu kepada Nabi (SAW) sebagai hadiah. Namun beliau (SAW) memaksa membeli onta itu. Abu Bakar (RA) pun akhirnya bersedia menerima pembayaran sebesar empat ratus dirham untuk onta itu. Onta inilah yang kemudian dikenal sebagai onta Rasulullah (SAW) yang dinamai Quswa.

5. Dengan dipandu oleh Abdullah bin Ariqat, mereka berdua memulai perjalanan menuju Madinah. Amar juga menyertai perjalanan mereka.

SURAQA

Ketika itu Quraisy mengadakan sayembara, barangsiapa bisa menyerahkan Muhammad akan diberi hadiah seratus ekor unta. Mereka sangat giat mencari Rasululloh Saw. Ketika terdengar kabar bahwa ada rombongan tiga orang sedang dalam perjalanan, mereka yakin itu adalah Muhammad dan beberapa orang sahabatnya. Suraqa b. Malik b. Ju’syum, salah seorang dari Quraisy, juga ingin memperoleh hadiah seratus ekor unta. Tetapi ia ingin memperoleh hadiah seorang diri saja. Ia mengelabui orang-orang dengan mengatakan bahwa itu bukan Muhammad. Tetapi setelah itu ia segera pulang ke rumahnya. Dipacunya kudanya ke arah yang disebutkan tadi seorang diri.

Demikian bersemangatnya Suraqa mengejar Nabi Muhammad Saw hingga kudanya dua kali tersungkur ketika hendak mencapai Nabi. Tetapi melihat bahwa ia sudah hampir kedua orang itu, ia tetap memacu kudanya karena rasanya Muhammad sudah di tangan. Akan tetapi kuda itu tersungkur sekali lagi dengan keras sekali, sehingga penunggangnya terpelanting dari punggung binatang itu dan jatuh terhuyung-huyung dengan senjatanya. Suraqa merasa itu suatu alamat buruk jika ia bersikeras mengejar sasarannya itu. Sampai di situ ia berhenti dan hanya memanggil-manggil:

“Saya Suraqa bin Ju’syum! Tunggulah, saya mau bicara. Saya tidak akan melakukan sesuatu yang akan merugikan tuan-tuan.” Setelah kedua orang itu berhenti melihat kepadanya, dimintanya kepada Muhammad supaya menulis sepucuk surat kepadanya sebagai bukti bagi kedua belah pihak. Dengan permintaan Nabi, Abu Bakr lalu menulis surat itu di atas tulang atau tembikar yang lalu dilemparkannya kepada Suraqa. Setelah diambilnya oleh Suraqa surat itu ia kembali pulang. Sekarang bila ada orang mau mengejar Nabi Saw, maka dikaburkan olehnya, sesudah tadinya ia sendiri yang mengejarnya.

SEJARAH KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW KE MADINAH


Selama tujuh hari terus-menerus rombongan Rasululloh Saw berjalan, mengaso di bawah panas membara musim kemarau dan berjalan lagi sepanjang malam mengarungi lautan padang pasir dengan perasaan kuatir. Hanya karena adanya iman kepada Alloh Swt membuat hati dan perasaan mereka terasa lebih aman. Ketika sudah memasuki daerah kabilah Banu Sahm dan datang pula Buraida kepala kabilah itu menyambut mereka, barulah perasaan kuatir dalam hatinya mulai hilang. Jarak mereka dengan Madinah kini sudah dekati.

Selama mereka dalam perjalanan yang sungguh meletihkan itu, berita-berita tentang Hijrah Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya yang akan menyusul kawan-kawan yang lain, sudah tersiar di Madinah. Penduduk kota ini sudah mengetahui, betapa kedua orang ini mengalami kekerasan dari Quraisy yang terus-menerus membuntuti. Oleh karena itu semua kaum Muslimin tetap tinggal di tempat itu menantikan kedatangan Rasululloh dengan hati penuh rindu ingin melihatnya, ingin mendengarkan tutur katanya. Banyak di antara mereka itu yang belum pernah melihatnya, meskipun sudah mendengar tentang keadaannya dan mengetahui pesona bahasanya serta keteguhan pendiriannya. Semua itu membuat mereka rindu sekali ingin bertemu, ingin melihatnya.

Sholawat Nariyah


اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

"Allahumma sholli sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman taaman 'ala sayyidinaa Muhammadinilladzi tanhallu bihil 'uqodu wa tan fariju bihil kurobu wa tuqdhoobihill hawaa iju wa tunaa lu bihirroghoo ibu, wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu biwaj hihil kariimi wa 'alaa 'aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi'adadi kulli ma'luu lu mi"

Artinya :
"Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat dipenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khotimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas, sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau."



  • Manfaat Membaca Sholawat Nariyah :
      Manfaat membaca serta mengamalkan sholawat nariyah sebanyak 4444 kali atau 11 kali setelah selesai shalat fardhu, insya allah bahwa Allah akan membebaskan orang tersebut dari segala kesulitannya. 

      Namun banyak juga yang tidak sependapat dengan keterangan tersebut karena dinilai tidak ada dasar hukum yang mengatur.

Cara memasang burung terbang di dalam blog

Memasang Burung Twitter Terbang di BlogspotMau burung terbang di blog anda ? oke sekarang saya akan menjelaskan tentang, bagaimana cara memasukkan burung terbang di twitter ?? oke caranya seperti ini.


Pertama-tama silahkan login di Blogger


  • Klik Layout > Add Gadget > Html/Javascript
  • Copy paste kode di bawah ini ke kolom Html/javascript

<!-- floating twitter Bird -->
<script type="text/javascript" src="http://bloggerpeer.googlecode.com/files/tripleflap.js"></script>
<script type="text/javascript">
var birdSprite="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs6LSXvjfO1cHPU3Wv24k3hFzV5UL8bCCa1MAENZz8N4mCaDIoyz2ERukOrZvlN5RYfCcY7EiF8F09D4dYJuV_pdyO4xmPojjbRfsHl4HE3UoSSuPIlDXKUBHXvvOmrz61vVMFPqzS8EY/s1600/burung+twitter+terbang.png";
var targetElems=new Array("img","hr","table","td","div","input","textarea","button","select","ul","ol","li","h1","h2","h3","h4","p","code","object","a","b","strong","span");
var twitterAccount = "http://twitter.com/Username";
var tweetThisText = "Twitter - UserID http://bloggerpeer.blogspot.com/";
tripleflapInit();
</script>



  • Ganti kode yang berwarna biru dengan nama pengguna (username) akun Twitter sobat
  • Simpan dan lihat hasilnya

Sholawatan versi Pesantren tahfidz Daarul Qur'an

 Sholawatan versi Pesantren tahfidz Daarul Qur'an

 Hasbi robbi Jalallah Ma Fi Qalbi Ghairullah
'Alal Hadi Shalallah, Laa Ila Ha Ilallah

Cukuplah Allah yang mencukupi aku, Tuhan yang agung, Tak ada dihatiku selain Allah
Semoga Allah memberi rahmat pada sang penunjuk, Tak ada Tuhan selain Allah.


Kaifa Halii Yaa Ilahi Laisa Lii Khoirul Amal
Suu'u Amalii Katsiroh, Zaada Tha'atii Qalil

Bagaimana keadaanku ya Ilahi, Aku tak memiliki amal yang baik
Amal burukku begitu banyak, sedangkan ketaatanku bertambah sedikit


Imhu Yaa Robbi Dzunubii, Mitsla Romlin Laa Tu'ad,
Wa'fu 'annii kulla dzambii Washfahish Shafhal Jamil

Ya Robbi, Leburlah dosa-dosaku yang laksana pasir tak terhitung
Ampunilah setiap dosaku dan berilah ampunan yang baik


Anta syafii Antal Kafii, Fii Muhimmatil Umuur
Anta Robbi Anta Hasbi, Anta Lii Ni'mal Wakiil

Engkaulah maha penyembuh, engkaulah yang maha mencukupi dalam setiap urusan
Engkaulah Tuhanku, Engkaulah pencukupku, Engkaulah sebaik-baik pemberi nikmat


'Aafinii Min Kulli Daa'in Waqdli 'Annii Haajatii
Innanii Qalban Saqiimaa Anta Man Yasyfil 'aliil

Sembuhkanlah aku dari segala penyakit dan kabulkanlah hajatku
Sesungguhnya hatiku sedang sakit dan Engkaulah penyembuh penyakit hati

Do'a NABI IBRAHIM AS

رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيْمُوْا الصَّلاَةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُوْنَ (ابراهيم: 37)
Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rizkilah mereka dari buah-buahan, mudahmudahan mereka bersyukur.
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ ءَامِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ اْلأَصْنَامَ (ابراهيم: 38)
Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah), negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari pada menyembah berhala-berhala.
رَبَّنَا إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نُخْفِي وَمَا نُعْلِنُ وَمَا يَخْفَى عَلَى اللهِ مِنْ شَيْءٍ فِي ا ْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ (ابراهيم: 38)
Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan, dan tidak ada sesuatu apaun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيْمَ الصَّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ (ابراهيم: 40)
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah do’aku.
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ (ابراهيم: 41)
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiyamat).
رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِيْنَ. وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي اْلآخِرِيْنَ. وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ. (الشعراء: 83-85)
(Ibrahim berdo’a) “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shaleh. Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang dating) kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai syurga yang penuh kenikmatan.
Mohon maaf apabila tulisan arabnya tidak terlihat jelas..

Meningkatkan Iman & Takwa

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Wahai saudaraku muslimin dan muslimah, adakalanya hati kita jatuh dalam jurang kegelapan. Ketika hati lemah, maka lemah pula iman kita. Kita sering menangisi diri yang penuh dosa, namun seringkali pula kita kembali menuai dosa. Inilah tanda hati yang sakit. Kita sebagai manusia diciptakan untuk menjadi hamba Allah SWT dan beribadah kepada-Nya. Maka, jalan untuk menambah iman dan takwa kita kepada Allah adalah dengan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah.

Untuk itulah langkah pertama agar kita lebih dekat dengan Allah adalah bertaubat, salah satunya dengan berzikir

Astaghfirullah.

Firman Allah yang artinya
dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” (Surah Al Hud : 3)
dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (Surah Al Hujurat : 12) .

Istighfar diikuti dengan taubat, penyesalan atas dosa dan sekuat tenaga dan sepenuh kesadaran untuk tidak mengulangi lagi.

Mendirikan Sholat tepat waktu dan berdhikir sesudahnya

 Allah SWT mencintai sholat tepat waktu, dan membenci bagi melalaikannya.
Dari Ibnu Mas’ud Ra berkata: Aku bertanya kepada Nabi saw, “ Amal apakah yang paling disukai Allah ?” Beliau bersabda,” Shalat tepat waktu.” Aku bertanya,” Kemudian apa lagi ?” Beliau bersabda,” berbuat baik kepada kedua orang tua.” Aku bertanya,” Kemudian apalagi?” Beliau bersabda,” Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari-Muslim)
”Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya”.(QS. Al-Maa’uun(107):4-5).

Senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari setan yang sering menjatuhkan iman kita.
Di antara do’a perlindungan dari syetan.
ROBBI A’UDZUBIKA MIN HAMAZAATI SYAYAATHIINI WA A’UDZUBIKA ROBBI AN YAHDDHURUN.
Artinya:
“Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. (97) Dan aku berlindung [pula] kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.” (98)
(QS. Al mu’minuun  97-98)

Mendirikan Sholat-sholat sunah
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda :
 “ Sesunguhnya Allah berfirman : Barang siapa yang memerangi wali-ku, maka sungguh Aku telah mengumumkan perang kepadanya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu amalan  yang lebih Aku cintai dari pada amalan-amalan yang telah Aku wajibkan baginya. Dan hamba-Ku akan senantiasa mendekatkan dirinya kepada-Ku hingga Aku mencintainya. Dan apabila Aku telah mencintainya, maka Aku adalah pendengarannya yang dengannya dia mendengar, dan Aku adalah penglihatannya yang dengannya dia melihat, dan Aku adalah tangannya yang dengannya dia meraih sesuatu dan kakinya yang dengannya dia melangkah. Dan apabila dia meminta kepadaku maka sungguh Aku akan mengabulkannya, dan apabila dia meminta perlindungan kepadaku, maka sungguh Aku akan memberinya perlindungan. Dan tidaklah Aku bimbang akan sesuatu terhadap sesuatu, Akulah Pelakunya, sebagaimana kebimbangan-Ku akan jiwa seorang mukmin yang tidak menyukai kematian sedangkan Aku tidak menyukai perbuatan buruknya “ (Diriwayatkan oleh al-Bukhari didalam Kitab ar-Riqaaq, bab. At-Tawadhu’)

Bagi yang mengerjakan shalat-shalat sunnah setelah menunaikan shalat-shalat yang wajib, akan menjadi seorang yang paling dicintai oleh Allah. Dan apabila Allah telah mencintai hamba-Nya, Allah akan menyibukkannya dengan berdzikir dan taat kepada-Nya dan menjaganya dari syaithan, dan mempergunakan seluruh anggota tubuhnya dalam amal ketaatan, dan menjadikannya cinta utnuk mendengar lantunan bacaan al-Qur’an dan dzikir.

Merenunglah bahwa kita hidup didunia ini hanya sementara dan kelak akan kembali kepada Allah. Dan bersyukurlah kepada Allah karena saat ini kita masih diberi hati yang ingin dekat dengan-Nya.


Itulah sebagian usaha yang bisa dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah demi meningkatkan iman dan takwa kita. Mungkin masih banyak lagi yang bisa kita lakukan. Semoga bermanfaat, mohon kritik dan saran.. Terimakasih
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Doa, Mendoakan, dan Minta di Doakan

Silahkan berdoa.
Baca shalawat dulu, istighfar dulu,
dan niatkan besok bersedekah supaya kabul.
Aamin.


Doa itu senjata yg langsung dari Allah, & Kekuatan Allah.
Tapi semakin jarang digunakan. Gunakan sebanyak – banyaknya..gunakan sesering – seringnya.
Silahkan berdoa…

Dulu saya tulis aja apa yg di mau dari Allah.
Di kertas. Mayan. 4 halaman folio.
Baca, simpan. Baca, simpan. 1 per 1 dah dikabul Allah.
Alhamdulillah

Setiap doa, saya awali tulisannya dengan menyebut nama Allah. Saban baca, nangis. Ngerasa & ngeyakinin cuma Allah aja yg bisa ngewujudin.

Doa demi doa, 4 halaman folio itu, saya baca berulang2, dan berulang2.
Supaya saya disiplin berdoanya, ga ngawur, konstan & konsisten.

Ternyata Allah begitu banyak mengabulkan juga, memberi juga,
Apa – apa  yang terlintas, tidak sempat tertulis,
bahkan yang memang tidak terlintas &tidak tertulis.

Met berdoa ya.
Jangan lupa, doakan yg lain, & jangan malu – malu  minta doa dari yg lain.
Doa, mendoakan, & minta didoakan.